DEMPLOT PANEN JAGUNG "SI BIO SEED B-59" DI LADANG POKTAN SUKA MAJU, BAHENOL ONGGU

  • Feb 11, 2026
  • Ab Hadi

Sumenep, Kim Darma Bhakti. Rabu (11/2/26) Bertempat di ladang Poktan Suka Maju Desa Juluk Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur telah dilaksanakan Panen Demplot Jagung Varietas Bio Seed B-59 bersama Polsek Saronggi, BPP Saronggi dan Gapoktan se Kecamatan Saronggi dalam rangka Mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026.

Bio Seed B-59 dikenal dengan sebutan "Si Bahenol B-59", yaitu benih jagung hibrida premium produksi PT Shriram Seed Indonesia, benih tersebut dikenal sebagai salah satu pilihan unggulan petani di Indonesia

Kegiatan demplot panen jagung tersebut dihadiri oleh Kapolsek Saronggi AKP Edy Hariyanto, SH bersama Anggota, Ketua BPP Saronggi Bahtiar Yulianto, bersama PPL, Ketua Poktan Suka Maju A. Zaini, Ketua Gapoktan se Kecamatan Saronggi, hadir pula Badan Pusat Statistik Kabupaten Koordinator Kecamatan Saronggi Samsul Bahri, serta tamu istimewa dari Perwakilan Manager K Link Bioboost + As Humaf (Pupuk Hayati) Prasat - Bio Seed B-59 Surabaya Hendro Setiawan beserta Tim.

A. Zaini Ketua Gapoktancam Saronggi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai percontohan sebelum panen raya berikutnya, dengan bibit jagung Bio Seed B-59 yang merupakan bibit unggulan tahan hama tanaman, modal sama dengan bibit yang lain namun hasil produksi jagung meningkat serta kualitasnya bagus.

"Kegiatan demplot panen jagung ini adalah contoh sebelum panen raya berikutnya, dengan bibit jagung Bio Seed B-59 yang merupakan bibit unggulan tahan hama tanaman, dan modal yang sama dengan bibit lainnya namun hasil produksi jagung meningkat serta kualitasnya sangat bagus" ungkapnya.

Sementara Kapolsek Saronggi AKP Edy Hariyanto, SH. Menjelaskan yang intinya bahwa panen jagung merupakan salah satu kegiatan mendukung program Pemerintah RI, Ketahanan Swasembada Pangan Nasional dengan Bibit Jagung Bio Seed B-59 yang baru pertama kali ditanam di Kecamatan Saronggi semoga bisa meningkatkan produksi dari para Petani sehingga menunjang kesejahteraan rakyat.

"Penanaman jagung ini hingga panen merupakan salah satu kegiatan untuk mendukung program Pemerintah Republik Indonesia, ketahanan swasembada pangan nasional dengan menggunakan bibit jagung Bio Seed B-59 yang baru pertama kali ditanam di Kecamatan Saronggi ini semoga bisa meningkatkan produktifitas dari para petani sehingga menunjang kesejahteraan rakyat" jelasnya.

Sedangkan Hendro Setiawan perwakilan dari Manager K Link Bioboost + As Humaf (Pupuk Hayati) Prasat - Bio Seed B-59 menyampaikan bahwa kehadirannya ke lapangan ada 2 program yaitu mengenalkan Bibit Jagung Bio Seed B-59 dan tentang pekerjaan pembenahan tanah, jadi tidak hanya sekedar menanam namun juga merawat tanah atau konservasi lahan sehingga tanah terjaga serta terpelihara kesuburannya.

"Kami hadir disini membawa 2 program yaitu mengenalkan tanaman bibit jagung Bio Seed B-59 dan tentang pekerjaan pembenahan tanah yang benar, jadi petani tidak hanya sekedar menanam namun juga merawat tanah atau konservasi lahan sehingga tanah tetap terjaga serta terpelihara kesuburannya", ujarnya.

Untuk selanjutnya dilakukan demplot panen jagung Bio Seed B-59 bersama sama, serta pengukuran hasil produksi jagung menggunakan alat ukur (Ubinan 2,50 X 2,50 Meter) menghasilkan jagung sebanyak 37 Tongkol dengan berat timbangan 9.59 Kg. (Hitungan Konferei 9.59 X 1.600 = 15.344 Kg/Ubinan).

 

(Ab Hadi/Kim)