PERTEMUAN PKDI KECAMATAN BLUTO DI GULUK MANJUNG, CAMAT BLUTO HARAPKAN PKDI JADI WADAH SALING ASAH, ASIH DAN ASUH ANTAR DESA

  • May 20, 2025
  • Ab Hadi

Sumenep, Kim Darma Bhakti, Selasa (20/5/25) Bertempat di rumah Kepala Desa Guluk Manjung Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur telah dilaksanakan pertemuan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Bluto.

Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimka Bluto Pendamping Desa, Pegawai Pos Indonesia Sumenep, Kepala Puskesmas Bluto, serta para kepala desa se Kecamatan Bluto.

Moh Saleh, S.Pd.I., MM selaku Ketua PKDI Kecamatan Bluto dalam sambutannya menerangkan pembubaran AKD (Assosiasi Kepala Desa) Menjadi PKDI (Persaudaraan Kepala Desa Indonesia) sekaligus informasi Ketua PKDI Sumenep saat ini yang dipimpin oleh Kades Pinggir Papas Kecamatan Kalianget yang terpilih menjadi Ketua PKDI yang baru. 

"Sekarang AKD di Sumenep sudah bubar dan digantikan dengan PKDI yang tujuannya kedepan akan lebih memajukan desa, sedangkan ketua PKDI Kabupaten Sumenep adalah Kepala Desa Pinggir Papas Kecamatan Kalianget yakni H. Abdul Hayat atau lebih dikenal dengan panggilan H. Obed", ucap Kepala Desa Lobuk tersebut.

Moh Saleh juga menambahkan agar seluruh Kades se Kecamatan Bluto untuk memenuhi pemberkasan hasil musdesus pembentukan koperasi desa Merah Putih yang sudah dilaksanakan dan disetor ke Kantor Dinas Koperasi UMK dan Perindag Kabupaten Sumenep melalui Kantor Kecamatan Bluto, hal tersebut dilakukan demi menyukseskan program Presiden RI yang tertuang dalam Inpres No. 9 Tahun 2025. 

Sementra Camat Bluto Ir. Bambang Karyanto, M.Si pada kesempatan tersebut menyampaikan informasi mengenai IDM (Indeks Desa Membangun) untuk segera dilaksanakan dan dikoordinasikan dengan pendamping kecamatan, Bambang juga menekankan pada Pemdes di Kecamatan Bluto agar setiap proyek di pasang papan nama proyek berikut prasastinya agar siapapun bisa melihat dan mengetahuinya.

"Mengenai Indeks Desa Membangun (IDM) segeralah dilaksanakan dan koordinasikan dengan pendamping kecamatan, saya juga tekankan pada Pemdes di Kecamatan Bluto ini agar setiap proyek dipasang papan nama proyek berikut prasastinya agar siapapun bisa melihat dan mengetahuinya" ungkapnya.

Bambang juga berpesan dengan dengan selesainya musdesus pembentukan koperasi desa Merah dari 20 desa yang ada untuk segera menyetor berkas koperasi desa untuk mendapatkan akte notaris, sebab dokumen badan hukum koperasi desa tersebut menjadi persyaratan dalam pengajuan pencairan DD tahap II TA 2025, sedangkan data yang masuk berkasnya masih 11 Desa.

"Musdesus pembentukan koperasi desa Merah Putih sudah selesai, segeralah untuk itu segeralah Pemdes menyetor berkasnya untuk mendapatkan akte notaris, sebab dokumen badan hukum koperasi desa tersebut menjadi persyaratan dalam pengajuan pencairan DD tahap II tahun anggaran 2025, dan data yang masuk berkasnya masih 11 desa" harapnya.

Bambang Karyanto juga berharap dengan exisnya PKDI di Kecamatan Bluto dapat memberikan manfaat tersendiri bagi seluruh Kades se Kecamatan Bluto, hal tersebut bisa menjadi wadah silaturrahim dan saling asah, asih, dan asuh antar desa demi kemajuan pemdesnya masing-masing serta mengharumkan wilayah Kecamatan Bluto pada umumnya.

Camat Bluto tersebut juga menginformasikan para Kades kedepannya dalam segala pelayanan yang memerlukan rekomendasi dari Kades wajib menggunakan TTE (Tanda Tangan Elektronik.

 

(Ab Hadi/KIM)